Membuat Halaman DAFTARA ISI pada Blog WordPress

Rekan-rekan saya punya tip baru membuat halaman Daftar isi pada blog di wordpress Anda, pasti menarik untuk dicoba, karena akan sangat membantu Anda, terutama bila posting artikel sudah lebih dari 30 halaman.

Bagi seorang pemula membuat Daftar isi secara manual ini suatu pekerjaan yang benar-benar Memusingkan, maklumlah belumtahu perintah apa yang harus di tulis.

Ada fitur baru dari WordPress.com, kita di beri kemudahan Meng Uptade Daftar isi, yaitu Daftar isi Otomatis, kita hanya diberi sedikit tugas membuat (page) halaman baru dan memberi beberapa kode saja, cara yang harus kita lakukan pertama,

  1. Klik My Dashboard pada blog WordPress Anda
  2. Klik Pages
  3. Add New page
  4. Ketikan  judul Daftar isi atau tulis sesuei kemauan Anda
  5. Pada kolom posting cukup ketikkan karakter seperti ini: [ a r c h i v e s ] jangan ada spasi
  6. Klik Publish
  7. Klik Preview untuk melihat hasil

Hasil Tampilan

daftar isi

daftar isi

TERIMAKASIH

Belajar Pemrograman Java …

Mari bersama-sama belajar pemrograman Java, tujuannya adalah belajar dan berbagi.

INSTALASI JAVA

Langkah Instalasi Java standard Edition

Download Java standar dari: http://java.sun.com/javase/donwloads/

  1. instal java standar edition dengan mengklik: jdk-6u6-windows-i586-p.exe
  2. klik star-> control panel->system-> advanced-> environment variable dan set PATH: ; C:\Program Files\java\jdk1.6.O_O6\bin
  3. intal text editor untuk editing code: Textpad, notepad++, Jcreator

BELAJAR 1

Diawal belajar kita, kita mencoba menulis kalimat HALOO, dan menampilkannya dengan program java. Jika kita bisa berarti kita bisa lanjutkan ke pelajaran berikutnya.

Tuliskan code berikut ini pada Notepad dan simpan dengan nama: Hallo.java pada Local disk “D”

public class halo{

public static void main(string[] args){

system.out.println(”HALO CILEGON”)

}

}

setelah selesai menulis code nya, berikutnya adalah mengcomple program.

caranya: klik menu star -> programs->accessories-> command prompt

ketikan:

D:\>JAVAC HALO.JAVA

Setelah sukses

ketikan:

D:\>JAVA HALO

maka akan tampil tulisan

Hallo Cilegon

TERIMAKASIH MUDAH-MUDAHAN BERMANFAAT.

makalah ini bisa anda dapatkan di tempat guru besar romi satria wahono kunjungi : university.romisatriawahono.net

bagi yang teman-teman yang lebih memiliki satu tingkat pengetahuan dari saya, bagi-bagi dong … ama kita … sekalian biar lebih pinter.

…………………:::::::::::;TERIMAKASIH::::::::::::::………………….

Membuat Aplikasi Perpustakaan dengan JAVA

Scrip dibawah ini merupakan perintah untuk membuat program PERPUSTAKAAN yang akan dibuat dengan sangat sederhana sekali, namun ini akan berguna sekali bagi rekan-rekan yang mencoba mempelajari program Java. mari kita lihat dan jalankan program berikut ini:

import java.text.DateFormat;

import java.text.SimpleDateFormat;

import java.text.ParseException;

import java.util.Date;

import java.util.Calendar;

class HamdanPustaka{

//atribut Terlambat sebagai class variable karena digunakan oleh method void hitungTerlambat dan void main

static long Terlambat;

//method HitungTerlambat

void HitungTerlambat (String TglAwal, String TglAkhir){

DateFormat df = new SimpleDateFormat(“dd/MM/yyyy”);

try

{

//Konversi dari string ke tanggal

Date Tgl1 = df.parse(TglAwal);

Date Tgl2 = df.parse(TglAkhir);

//Tgl di konversi ke milidetik

long Hari1 = Tgl1.getTime();

long Hari2 = Tgl2.getTime();

long diff = Hari2 – Hari1;

Terlambat = diff / (24 * 60 * 60 * 1000);

//(24 * 60 * 60 * 1000);

//24 = Jumlah Jam dalam 1 hari

//60 pertama = jumlah menit dalam satu jam

//60 kedua = jumlah detik dalam satu menit

//1000 = jumlah milidetik dalam satu detik;

} catch (ParseException e)

{

e.printStackTrace();

}

}

public static void main(String[] args) {

DateFormat df = new SimpleDateFormat(“dd/MM/yyyy”);

String dataString;

int nKodeBuku=0;

int nJudulBuku=1;

int nJenis = 2;

int nBiaya =3;

int indexJenisBuku=0;

int BiayaPinjam=0;

//Membuat array multidimensi untuk daftar buku yang terdiri dari 2 baris ditandai dengan “[][]” tanpa petik.

String [][] buku = {{“0″,”1″,”2″,”3″,”4″,”5″,”6″,”7″,”8″,”9”},{“KAMUS KOMPUTER”, “KAMUS INDONESIA”, “KAMUS BAHASA ARAB”, “INFO KOMPUTER        “, “MAJALAH CHIP        “, “MAJALAH HIDAYAH”, “PENGANTAR BASISDATA”, “ALGORITMA PEMROGRAMAN”,”MATETIKA DISKRIT”, “BELAJAR MULTI MEDIA”},{“KAMUS     “,”MAJALAH”,”TEXT BOOK”},{“3000″,”1000″,”2000”}};

//Membuat array multidimensi untuk daftar buku yang terdiri dari 2 baris ditandai dengan “[][]” tanpa petik.

String [][] JenisBuku = {{“Kamus”,”Majalah”,”Textbook”},{“3000″,”1000″,”2000”}};

//Mebuat Tampilan Daftar Buku perpustakaan

System.out.println (“”);

System.out.println (“”);

System.out.println (“.::                     PERPUSTAKAAN CILEGON                ::.”);

System.out.println (“Jl. Jendral Ahamad Yani, No.52A Cilegon, BANTEN-42411, Telp(0254)393311”);

System.out.println (“”);

System.out.println (“”);

System.out.println (“”);

System.out.println (“**********************DAFTAR BUKU********************** “);

System.out.println (“KODE          JUDUL BUKU             JENIS       BIAYA    “);

System.out.println (“******************************************************* “);

for (int j=0;j<=9;j++) {

if (j>=6) {

indexJenisBuku=2;

}else if (j>=3) {

indexJenisBuku=1;

}

System.out.println (buku[nKodeBuku][j] + ” \t ” + buku[nJudulBuku][j] + ” \t ” + buku[nJenis][indexJenisBuku] + ” \t ” + buku[nBiaya][indexJenisBuku]);

}

System.out.println (“”);

System.out.println (“******************************************************* “);

System.out.println (“”);

System.out.println (“”);

System.out.println (“\n” + “BIAYA PINJAM:”);

System.out.println (“”);

for (int i=0;i<=JenisBuku.length;i++) {

System.out.println (“Jenis: ” + buku[nJenis][i] + ” Rp. ” + buku[nBiaya][i] + “/minggu “);

}

//Membuat tampilan Data transaksi peminjaman buku

System.out.println (“\n” + “TRANSAKSI PERPUSTAKAAN:”);

System.out.println (“”);

//InputKeyboard diambil dari class InputKeyboard dari file InputKeyboard.java

System.out.print (“NAMA ANGGOTA    : “);

dataString = InputKeyboard.inputString();

String namaPeminjam = dataString; //variable namaPeminjam akan diisi dengan variable dataString yang di entry lewat keyboard

System.out.print (“KODE BUKU       : “);

dataString = InputKeyboard.inputString();

int idBuku = Integer.valueOf(dataString).intValue(); //variable idBuku akan diisi dengan variable dataString yang di entry lewat keyboard kemudian di konversi ke integer

//membuat pilihan idBuku yang input lewat keyboard

switch(idBuku){

case 0:

case 1:

case 2:

BiayaPinjam=3000;

break;

//idBuku 0 sampai 2 memiliki biaya pinjam yang sama dalam 1 minggu yaitu 3000

case 3:

case 4:

case 5:

BiayaPinjam=1000;

break;

//idBuku 3 sampai 5 memiliki biaya pinjam yang sama dalam 1 minggu yaitu 1000

case 6:

case 7:

case 8:

case 9:

BiayaPinjam=2000;

break;

//idBuku 6 sampai 9 memiliki biaya pinjam yang sama dalam 1 minggu yaitu 2000

default:

//jika idBuku yang diinput diluar 0 s/d 9 maka akan mencetak seperti berikut

System.out.println(“Silahkan pilih ID buku ‘0’,’1′,’2′,’3′,’4′,’5′,’6′,’7′,’8′ atau ‘9’”);

}

System.out.print (“TANGGAL PINJAM  : “);

dataString = InputKeyboard.inputString();

String tglPinjam = dataString;

long jHari =0;

try {

Date dateTglPinjam = df.parse(tglPinjam);

jHari = dateTglPinjam.getTime() + 604800000;

//604800000 menyatakan milidetik dalam 7 hari Rumus = 24*60*60*1000*7 (24 Jam,60 Menit,60 Detik,7 Hari);

} catch (ParseException e)

{

e.printStackTrace();

}

Calendar BatasTglKembali = Calendar.getInstance();

BatasTglKembali.setTimeInMillis(jHari);//Mengatur BatasTglKembali kedalam milidetik

String stringBatasTglPinjam = df.format(BatasTglKembali.getTime()); //konversi milidetik kedalam string

System.out.println(“Batas waktu pinjam Anda :  ” + stringBatasTglPinjam);

System.out.print (“TANGGAL KEMBALI : “);

dataString = InputKeyboard.inputString();

String tglKembali = dataString;

//membuat objek jumlahHariTerlambat dari class Perpustakaan

HamdanPustaka jumlahHariTerlambat = new HamdanPustaka();

//memanggil method HitungTerlambat diatas dan mengisi nilai parameter String Tglawal dengan stringBatasTglPinjam

//dan mengisi nilai parameter String TglAkhir dengan TglKembali dari method HitungTerlambat.

jumlahHariTerlambat.HitungTerlambat(stringBatasTglPinjam,tglKembali);

long lamaPinjam=Terlambat + 7;

Terlambat = 0; //atribut Terlambat di beri nilai 0 untuk menghemat ruang penyimpanan karena atribut ini akan diisi dengan keterlambatan sebenarnya

int biayaDendaPerHari=500; //biaya denda per hari di inisialisasi dengan nilai 500 karena denda perhari untuk semua jenis buku adalah 500

long denda=0; //denda di inisialisai 0 karena belum dilakukan perhitungan denda.Ini bergantung pada lamaPinjam jika lebih kecil maka denda tetap bernilai 0

//di inisialisasi dengan BiayaPinjam yang sudah didapatkan dari switch diatas (baris ke-91).

//Ini dilakukan karena jika lamaPinjam tidak lebih dari 7 maka biaya pinjam tidak perlu dihitung ulang sudah ditentukan diatas.

long biayaHarusDibayar=BiayaPinjam;

if (lamaPinjam > 7) { //jika lama pinjam lebih dari 7 hari akan dihitung denda

Terlambat=lamaPinjam – 7; //atribut terlambat akan diubah isi dengan lama pinjam dikurangi 7 karena batas peminjaman buku adalah 7 hari

denda = biayaDendaPerHari * Terlambat; //menghitung biaya denda

biayaHarusDibayar =denda + BiayaPinjam; //menghitung biaya pinjam lihat long biayaHarusDibayar=BiayaPinjam nilainya akan diubah sesuai denda.

}

System.out.println(“”);

System.out.println(“”);

System.out.println(“…:::$$$$$::… PERPUSTAKAAN CILEGON …:::$$$$$::…”); //mencetak ke layar yang diawali dengan \n bertujuan untuk memindahkan 1 baris kebawah.

System.out.println(“”);

System.out.println(“=====           BUKTI PEMINJAMAN BUKU           ======\n”); //mencetak ke layar hanya yang diawali dengan tanda ” (petik 2) dan diakhiri ” (petik 2)

System.out.println(“”);

System.out.println(” NAMA ANGGOTA: ” + namaPeminjam);

System.out.println(“”);

System.out.println(“”);

System.out.println(” TANGGAL PINJAM  : ” + tglPinjam +”    “+” HARUS KEMBALI:”  + stringBatasTglPinjam);

//Mencetak ke layar yang disisipkan/digabungkan dengan atribut namaPeminjam sesuai yang diinput diawal.

System.out.println(” TANGGAL KEMBALI : ” + tglKembali );

//Mencetak ke layar yang disisipkan/digabungkan dengan array buku[0][idBuku]. [0] mengambil baris ke-0 dari array buku diatas serta mengambil elemen/kolom ke yang sesuai dengan isi dari idBuku. Jika idBuku bernilai 1 maka akan menghasilkan 1. Perhatikan array buku diatas, baris ke-0 untuk elemen/kolom ke-1 (1 diambil dari idBuku yang diisi dengan 1).

//Membuat Hasil Print out atau laporan peminjaman

System.out.println(“”);

System.out.println(“”);

System.out.println(“———————————————————-“);

System.out.println(“KODE BUKU                  JUDUL BUKU                      “);

System.out.println(“———————————————————-“);

System.out.println(” “+ buku[0][idBuku]+”                   “+buku[1][idBuku]);//Menampilkan buku yang dipinjam

System.out.println(“———————————————————-“);

System.out.println(“”);

System.out.println(” KETERANGAN:”);

System.out.println(“”);

System.out.println(” LAMA PINJAM  : ” +” ” +lamaPinjam + ” hari”+”          “+”TERLAMBAT :”+” “+ Terlambat + ” hari”);// Mencetak Lama pinjam dan keterlambatan

System.out.println(“”);

System.out.println(” BIAYA PINJAM :  Rp. ” + BiayaPinjam + “/minggu”+”    “+”DENDA/HARI:  Rp. ” + biayaDendaPerHari );// menampilan biaya pinjaman

System.out.println(“”);

System.out.println(” BIAYA YANG HARUS ANDA BAYAR:”);

System.out.println(“”);

System.out.println(”          “+”BIAYA DENDA: Rp. ” + denda);// Menampilkan biaya denda

System.out.println(“”);

System.out.println(”          “+”TOTAL BIAYA: Rp. ” + biayaHarusDibayar + “\n”);//menampilkan biaya yang harus dibayar

System.out.println(“”);

System.out.println(“———————————————————-“);

System.out.println(“”);

System.out.println(“…..::::::: TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA:::::::…….”);

}

}

Oke………… coba di ketikkan dulu perintahnya…..kalau bisa jalan baru senang……….! jangan lupa kirim kabar ke saya hamdan1908@yahoo.co.id

USABILITY

Artikel ini mengenai cara-cara  membuat website agar lebih mudah dinikmati pengunjung. Saya menyukai topik ini karena saya percaya design itu tidak harus cantik tapi pintar. Prinsip ini biasa dikenal sebagai usability. Artinya, kita sebagai designer belajar mendesain bukan untuk diri sendiri atau pun orang se profesi. Kita mendesain bagi siapa saja, terutama untuk mereka yang tidak mengenal IT dan belum terbiasa browsing internet.

Berikut ini adalah beberapa hal yang saya beri tahu berdasar pengalaman menjadi blogger degan blog yang (anehnya) memiliki pembaca hahahah. Sementara ide lain berasal dari penelitian kecil-kecilan via google analytic. Dan sisanya dari bacaan online dan diskusi offline dengan teman. Prinsip usability ini bersifat relatif. Jadi bisa menjadi tata cara yang benar. Akan tetapi bisa juga menjadi sesuatu yang debatable.

perinsip website usability yang saya yakini :

  1. Umumnya pembaca cuma scan bagian bawah halaman
    Selalu ingat pattern F dan bukannya pola huruf E. User jarang menyentuh bagian bawah seperti footer. Oleh karenanya bila hendak mendesain bagian footer, kita harus memperhatikan kemudahan menemukan informasi di bagian terpojok halaman web ini.
  2. Paragraph pendek lebih bagus daripada yang panjang
    Informasi harus didesain untuk bisa dibaca cepat. Otomatis paragraph pun harus pendek pendek mengikuti tuntutan ini. Satu satunya alasan menulis panjang lebar adalah bila konteks memungkinkan.
  3. Layout satu kolom lebih baik bagi mata dari pada yang memiliki muti kolom
    Jangan membombardir user dengan terlalu banyak informasi. Biasanya website yang sederhana itu lebih baik daripada yang beribet. Kolo, yang terlalu rame umumnya dihindari pembaca karena mereka sukar membacanya.
  4. Iklan pada bagian atas dan kiri halaman web akan mendapat lebih banyak perhatian .
    Bila kamu ingin menampilkan iklan maka tidak ada cara yang lebih baik daripada mengatur posisinya disebelah kiri atas karena bagian tsb biasanya mendapat perhatian paling banyak.
    Tentu saja, sekali pun diletakkan di sana, bukan berarti pengunjung pasti akan mengklik iklan tsb. Sangat konyol untuk mengorbankan desain demi meletakkan iklan. Jadi pertimbangkan baik baik dimana kamu ingin memposisikan iklan tsb.
  5. Iklan yang diletakkan disebelah konten terbaik itu lebih rutin di lihat pembaca.
    Bila kamu ingin iklan yang terpasang itu terlihat dan memiliki kemungkinan diklik orang lain, maka coba buat iklan tsb menyatu dengan desain. Letakkan mereka pada bagian paling menarik dalam artikel kamu. Nantinya, pembaca masih bisa menemukan apa yang dicarinya dan kamu memperoleh keuntungan lebih melalui iklan.
  6. Text Ads lebih mungkin diperhatikan di banding tipe iklan lain
    Seperti yang dijelaskan barusan, kebanyakan user internet itu tidak ingin menghabiskan waktu membaca sesuatu yang mirip dengan iklan. Oleh karenanya, text ads itu pilihan bijak di banding yang lain.
    Text ads juga lebih mudah disatukan dengan desain keseluruhan web. Jelas saja, penyatuan ini membuat iklan tidak membebani desain dan membuat pengunjung kesal 😀
  7. Gambar Ukuran besar lebih menarik Perhatian
    Bila gambar abstrak itu dibenci, maka gambar yang berukuran besar itu disenangi. Kebanyakan orang lebih tertarik melihat image yang besar dimana mereka bisa melihat secara detail informasi yang disediakan. Pastikan kalau image tersebut juga relevan. Tapi pertimbangkan trend pengguna internet yang memiliki bandwidth kecil. Umumnya mereka memblok iklan adsense.
  8. Image yang concrete lebih cocok daripada yang gambar abstrak
    Umumnya orang tidak suka sesuatu yang tidak dapat dengan mudah mereka pahami. Jadi prinsip yang sama jga berlaku dalam penggunaan image. Semakin abstrak gambar yang ita pakai, maka semakin membingungkan pesan yang hendak disampaikan.
  9. Heading selalu mengarahkan pembaca
    Headline adalah bagian pertama yang dicari user. Bila mereka berasal dari search engine, maka minimalnya redaksi headline itu harus mirip dengan apa yang tertulis di halaman SERP. Jadi pembaca yang baru dihadapkan dengan halaman web baru tidak mengalami kebingungan. Mereka dapat dengan mudah menemukan apa yang mereka cari. Oleh karenanya, pilihan nan bijak laksana bila kita mendesain headline yang warna dan ukuran font berbeda drastis dengan keseluruhan isi web.
  10. Umumnya user mudah mengenali tombol dan menu itu sebagai bagian navigasi
    User yang biasa hidup di dunia dekstop (terutama dekstop windows ) terbiasa melihat tombol dan menu. Kedua elemen ini dikenali memiliki tugas khusus. Bila klik, maa akan begini dan begitu. Intinya, bila user tertarik dengan tulisan kita maka mereka akan mencari tombol dan menu yang mereka butuhkan. Misalnya tombol berpindah ke halaman lain atau menu untuk menitip komentar.
  11. User akan melihat teks sebelum melihat gambar
    Aneh memang tapi beginilah adanya psikologi pembaca online. Kebanyakan orang membuka halaman website untuk mendapatkan informasi berupa teks dan bukannya gambar.
  12. Fokus mata user dimulai dari sudut kiri atas halaman web
    Tidaklah mengherankan hal ini sebenarnya karena pada dasarnya orang-orang yang menulis tulisan latin itu membaca dari kiri ke kanan. Jadi, gerakan mata saat membaca konten online juga mengikuti pattern ini. Mereka membaca sesuai gaya tulisan. Tentu saja, hal ini berlaku terbalik bila tulisan dalam huruf arab dan huruf kanji. Orang arab dan orang jepang akan mengikuti pattern baca yang berbeda pula.
  13. Mulanya gerakan mata dimulai dari kiri atas sampai bagian atas terbaca sebelum bergerak ke bawah dan akhirnya ke samping kanan.
    Umumnya user itu membaca dengan cepat. Atau istilah usabilitynya, scanning. Pembaca menscan halaman web mengikuti pattern yang mirip huruf F. Dimulai dari sudut kiri dan dinajutkan menscan keseluruhan header dan akhirnya kembali ke bagian kiri dan kemudian ke samping kanan. Begitu seterusnya sampai ke bagian bawah.
    Oleh karenanya, kita hrus meletakkan headline, sub headline, list daftar, highlight text pada bagian ini agar pembaca lebih mudah menemukannya.
  14. Pembaca mengabaikan banner
    Pembaca itu pintar. Mereka tau mana yang merupakan iklan dan mana sekedar promosi. Jadi bila iklan online itu adalah sumber pemasukan website, maka harus diperhatikan psikologi ini. Salah satu kesimpulan Penelitian eye tracking adalah pengunjung mengabaikan iklan dan segala yang memiliki ciri yang sama dengannya.
  15. Teks degan Formatting dan Fonts yang keren itu sering diabaikan
    Kebanyakan user berasumsi kalau mereka itu iklan dan tidak memiliki informasi yang mereka butuhkan.
    Malah, penelitian membuktikan kalau pengunjung sukar menemukan informasi pada teks berwarna berukuran besar karena alam sadar mereka menguruh untuk mengabaikan teks tsb.visual mereka mengabaikannya. Oleh karenanya, pertahankan jalur baca imajiner situs kita dan hindari kemungkinan hal-hal yang tidak penting menjadi pengalih perhatian pembaca. Siapapun pasti tidak ingin adanya distraksi saat membaca kan ?
  16. Tampilkan angka dengan angka (dan bukan huruf)
    Kayaknya bagi siapapun, lebih mudah untuk menemukan informasi dalam sebuah website bila kita menulis dalam format angka dan bukannya huruf. Apalagi, umumnya user itu scanning dan bukan baca perlahan-lahan. Jadi usahakan agar mereka mudah menemukan apa yang bisa membuat mereka tetap tertarik untuk membaca.
  17. Ukuran Font mempengaruhi prilaku baca pembaca
    Apakah kamu ingin mengubah psikologi baca pengunjung ? Maka ubah ukuran font. Seandainya konten memiliki font kecil maka pembaca akan lebih fokus membaca.Sementara, bila teks memiliki font besar maka pembaca cenderung scanning (membaca cepat). Tergantung kebutuhan, kamu perlu menimbang apakah konten kamu itu lebih cocok untuk dibaca perlahan atau cepat. Tapi itninya tetap sama, yaitu kamu harus menyediakan konten berkualitas.
  18. Pengunjung sudi baca subtitle bila menarik.
    Jangan membuat headline demi mentaati skema penulisan tertentu. Misalnya yang biasa ada di penulisan ilmiah yang selalu dimulai dengan title abstrak dan diakhiri dengan subheadline referensi. Kita harus memastikan kalau subheadline kita itu menarik dan relevan.
  19. Daftar teks menggunakan <ol>. <ul>, dan <li> itu mampu lebih lama menarik perhatian pembaca
    Salah satu tehnik memotong paragraph yang kepanjangan itu dengan menyajikan informasi dalam daftar panjang. Format list adalah tehnik HTML yang mudah untuk digunakan saat menulis dan mendesain. Format list ini bisa membuat konten kita lebih mudah diterawang sehingga user bisa menemukan informasi lebih cepat.
  20. Paragraph panjang itu sebaiknya dihindari
    Penelitian menunjukkan kalau rata-rata pengunjung itu tidak punya cukup waktu untuk membaca teks-teks dalam ukuran besar. Kita perlu memotong teks teks ini ke dalam paragrap yang lebih pendek atau menghilangkannya sama sekali.
  21. Format tulisan mampu menarik perhatian
    Untuk menghindari kemungkinan user cuma scimming atau menscroll mempouse dengan cepat, kita perlu memberi format tertenu pada kalimat penting dalam paragrap. Kita bisa menggunakan bold, italic, atau underline. Perlu dicatat, jangan menggunakan format yang berlebihan karena bisa membuat pembaca malas membaca nya. Efek “kontras” tulisan itu pasti menghilang an dianggap bukan sesuatu yang penting.
  22. Space kosong itu penting
    Meskipun sangat menggoda untuk memenuhi layar monitor dengan segala infomasi, kita tetap perlu membuat desing tsb berkesan clean atau elegan. Kita perlu mempertahankan space atau ruang dimana user merasa bebas mengistirahatkan mata.
  23. Tombol navigasi itu bekerja lebih baik saat diletakkan di bagian header
    Navigasi bisa diletakkan di samping kanan atau kiri dan bisa juga diletakkan di bagian bawah. Akan tetapi penelitian membuktikan kalau tempat terbaik meletakkan navigasi itu di atas. Dalam konteks wordpress, kita mengenal page navigation. Umumnya designer meretakkan di bagian bawah, akan tetapi, lebih bagus bila diletakkan di bagian atas saja dekat dengan header.

Kata Pengantar

Mengingat pentingnya sebuah media penghimpun makalah kuliah yang saya ajarkan pada saat pembelajaran, atau makalah kuliah yang saya dapat saat saya menjadi mahasiswa. Maka dari itu saya berinisiatif menghimpun-berbagai makalah kuliah yang saya dapat dari Dosen, teman-teman kuliah, teman-teman dosen, dan lain-lain.

Waktu kita kuliah dulu makalah yang diberikan oleh dosen dalam bentuk Hardcopy, di kumpulkan dalam sebuah map. Sangkin banyaknya makalah kalau tak hati-hati menyimpannya maka makalah itu akan jadi bungkus gorengan. Jika kita berhalangan hadir dalam perkuliahan maka kita harus tunggu makalah dari teman baik.

Tapi saat ini sudah zamannya Internet, semua bisa kita akses dari manapun kita berada, maka mungkin inilah cara yang bisa kita pergunakan untuk menyimpan makalah kuliah agar semua makalah yang kita ajarkan, makalah kuliah yang saya dapat dari dosen waktu kita kuliah dulu bisa diakses oleh orang lain.

Bukan berarti media internat tidak memiliki kelemahan, dibandingkan dengan masa dulu yang menggunakan hardcopy dengan sekarang yang menggunakan softcopy/internet, perbedaanya adalah kemungkinan dibacanya sebuah makalah. makalah yang berbentuk hardcopy kemunginan dibacanya sedikit lebih banyak dibanding softcopy.

Besar harapan saya bahwa apa yang ditulis dalam Blog ini membawa manfaat bagi teman-teman mahasiswa, atau siapun yang membutuhkan.

Dengan demikian ilmu pengetahuan akan terus menyebar dan mudah-mudahan bermanfaat bagi orang lain.

Terimakasih pada semua pihak

Hamdan